
Perbedaan Abstrak Sebagai Proposal dan Sebagai Ringkasan
Terdapat dua jenis abstrak, yaitu abstrak sebagai proposal dan abstrak sebagai ringkasan. Ini adalah wawasan baru karena selama ini yang dipahami adalah abstrak hanya untuk meringkas seperti yang biasanya muncul pada artikel ilmiah. Nah, jadi silakan lihat gambar di atas menggambarkan aspek utama dan artikel ini menjelaskan perbedaannya.
Terkait abstrak sebagai proposal, itu harus ditulis terlebih dahulu untuk mengusulkan rencana proyek penelitian, presentasi konferensi, atau jurnal artikel edisi khusus. Abstrak tidak harus merupakan rencana yang pasti, melainkan abstrak bersifat sementara dengan tujuan dan hasil tentatif. Oleh karena itu, abstrak setidaknya harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Mengapa anda melakukan studi atau proyek?
- Apa yang akan anda lakukan, dan bagaimana?
- Apa yang anda harapkan untuk ditemukan?
Sebaliknya, abstrak sebagai ringkasan harus disusun pada proses terakhir dari penelitian atau penulisan makalah. Ini adalah sinopsis dari apa yang telah dilakukan dalam penelitian atau apa yang telah ditulis dalam artikel yang berisi poin-poin penting dari pengantar hingga kesimpulan. Abstrak dapat berupa deskripsi yang berdiri sendiri dan mandiri untuk memancing perhatian pembaca dalam pusat data online. Karena itu, abstrak harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Mengapa anda melakukan studi atau proyek?
- Apa yang telah anda lakukan, dan bagaimana?
- Apa yang anda temukan?
- Apa makna dari temuan?
Kesimpulannya, kedua jenis abstrak sangat berbeda, yang pertama anda harus menulisnya di awal dan sebaliknya. Seperti namanya, abstrak sebagai proposal digunakan untuk mengusulkan studi atau proyek, sedangkan abstrak sebagai ringkasan berfungsi untuk menyimpulkan studi atau proyek yang telah dilakukan.


